Lili Paris
Lili Paris

By User Adiwiyata 08 Okt 2025, 08:34:51 WIB Kegiatan Adiwiyata Madrasah
Lili Paris

Gambar : Lili Paris


 

1. Identitas Tanaman

 

Nama umum: Lili Paris / Spider Plant / Tanaman pita

 

Nama ilmiah: Chlorophytum comosum

 

Famili: Asparagaceae

 

Jenis tanaman: Tanaman hias daun (herba tahunan)

 

Ciri-ciri umum:

 

Daunnya panjang, ramping, melengkung seperti pita, berwarna hijau dengan garis putih atau kuning di tengahnya.

 

Tumbuh dalam rumpun dengan tinggi sekitar 20–40 cm.

 

Menghasilkan anak tanaman kecil (anakan) di ujung tangkai panjang.

 

Mudah tumbuh di berbagai kondisi ruangan, baik di dalam maupun luar rumah.

 

 

 

 

---

 

2. Asal-usul Tanaman

 

Lili Paris berasal dari wilayah Afrika Selatan, kemudian menyebar ke berbagai negara tropis dan subtropis.

 

Karena mudah beradaptasi, tanaman ini kini banyak ditemukan di seluruh dunia sebagai tanaman hias rumah.

 

Nama “Spider Plant” berasal dari bentuk anak tanamannya yang menggantung seperti laba-laba kecil.

 

 

 

---

 

3. Manfaat Tanaman

 

a. Sebagai Tanaman Hias

 

Daunnya yang indah menjadikannya hiasan ruangan atau taman mini.

 

Cocok ditempatkan di pot gantung atau pot meja.

 

 

b. Pembersih Udara Alami

 

Lili Paris dikenal sebagai salah satu tanaman penyaring udara terbaik menurut penelitian NASA.

 

Mampu menyerap karbon monoksida (CO), formaldehida, dan benzena dari udara.

 

Membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan.

 

 

c. Menenangkan Pikiran

 

Warna hijau segar daunnya membantu mengurangi stres dan meningkatkan fokus.

 

 

d. Aman untuk Hewan Peliharaan

 

Tidak beracun bagi kucing dan anjing, sehingga aman digunakan sebagai tanaman hias dalam rumah.

 

 

 

---

 

4. Panduan Perawatan Tanaman

 

a. Media Tanam

 

Gunakan campuran tanah taman + sekam bakar + kompos (perbandingan 1:1:1).

 

Pastikan media tanam gembur dan memiliki drainase baik.

 

 

b. Penyiraman

 

Siram 2–3 kali seminggu, atau saat tanah mulai kering.

 

Jangan terlalu sering menyiram karena akar mudah busuk jika tergenang air.

 

 

c. Pencahayaan

 

Letakkan di tempat dengan cahaya terang tidak langsung (misalnya di dekat jendela).

 

Dapat tumbuh di ruangan teduh, tetapi warna daunnya lebih cerah bila mendapat cukup cahaya.

 

 

d. Pemupukan

 

Beri pupuk cair atau pupuk daun setiap 2 minggu sekali untuk menjaga kesuburan.

 

 

e. Perbanyakan Tanaman

 

Dapat diperbanyak dengan memisahkan anakan (tunas kecil) dari induknya, lalu tanam di pot baru.

 

 

f. Perawatan Tambahan

 

Pangkas daun yang menguning agar tanaman tetap segar.

 

Bersihkan daun dari debu secara berkala agar fotosintesis optimal.




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment